Semakin banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan produk asuransi kesehatan, apalagi tingkat kesadaran mereka akan kebutuhan jenis asuransi yang satu ini juga tergolong cukup tinggi. Mulai diantaranya adalah anak muda sampai dengan orang tua semua punya kebutuhan yang sama akan proteksi dari asuransi kesehatan, sehingga memang tidak boleh diabaikan.
Jika mungkin masalah Anda masih menunda untuk beli produk asuransi yang satu ini karena harga preminya. Sebenarnya bisa mendapatkan harga premi yang murah, berikut ini ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi harga premi asuransi kesehatan, yaitu:
- Usia tertanggung, faktor yang paling utama memang berhubungan dengan usia dari tertanggung itu sendiri, dimana pastinya banyak diantara Anda yang sudah tahu, bahwa ketika membeli asuransi saat usia sudah tua, maka resiko semakin besar jadi harga premi yang dibebankan juga kian mahal.
- Riwayat kesehatan, dilihat juga dari riwayat kondisi kesehatan dari calon nasabah, biasanya akan dilakukan medical checkup terlebih dahulu untuk memastikan hal ini. Jadi jika seandainya nasabah memiliki riwayat kesehatan tertentu, seperti adanya penyakit bawaan maka akan dikenai dengan premi yang mahal.
- Gaya hidup, Anda yang punya gaya hidup sehat seperti aktif bergerak dan tidak merokok biasanya akan dikenai dengan harga premi yang lebih murah dibandingkan mereka dengan gaya hidup yang buruk.
- Jenis asuransi kesehatan yang dibeli, sebut saja diantaranya adalah produk asuransi kesehatan reguler serta asuransi kesehatan penyakit kritis, sudah pasti harga premi keduanya jauh berbeda.
- Sistem klaim, asuransi kesehatan punya beberapa sistem klaim seperti diantaranya adalah reimburse serta cashless, umumnya untuk Anda yang memilih sistem klaim secara cashless memang akan dikenai dengan harga premi lebih mahal.
Perhatikan juga manfaat apa yang akan Anda dapatkan dari produk asuransi kesehatan tersebut, sehingga tidak asal sekedar pilih yang murah, melainkan juga sesuai dengan kebutuhan. I Love Life juga menghadirkan produk asuransi kesehatan, bahkan selain jenis yang konvensional, maka mereka juga memiliki jenis yang digital.