Saat ingin memilih asuransi syariah, ada beberapa istilah yang perlu dipelajari yang akan membantu mendapatkan perlindungan yang optimal dari jenis produk ini. Salah satunya adalah istilah surplus underwriting yang merupakan istilah yang akan dijumpai pada produk asuransi syariah. Surplus underwriting juga merupakan hal yang membedakannya dengan asuransi konvensional pada umumnya. Istilah surplus underwriting tersebut merupakan salah satu kelebihan jenis asuransi syariah yang bisa Anda dapatkan.
Istilah surplus underwriting sendiri merupakan selisih yang ditemukan pada dana kontribusi yang dibayarkan. Sama seperti asuransi, jenis asuransi syariah juga mempunyai kewajiban untuk membayar premi berupa dana kontribusi. Di mana kelebihan yang didapatkan adalah besaran dana kontribusi yang diberikan akan lebih terjangkau karena mempunyai prinsip dengan saling tolong menolong dan bukannya untuk tujuan komersil. Sehingga asuransi syariah juga perlu untuk membayar kontribusi dengan tepat waktu sesuai dengan besaran yang dipilih sebelumnya.
Selisih dari total dana kontribusi yang dibayarkan peserta tersebut merupakan dana surplus underwriting. Keuntungan tersebut akan dibagikan pada peserta asuransi secara merata, sehingga mendapatkan manfaat selisih dana kontribusi yang dibayarkan oleh peserta asuransi syariah yang dimiliki. Selain surplus underwriting, asuransi syariah juga mempunyai istilah defisit underwriting yang perlu diketahui.
Di mana perbedaannya dengan surplus underwriting, defisit underwriting adalah selisih kurang dari kontribusi yang telah dibayarkan ke asuransi. Sehingga untuk surplus underwriting merupakan selisih lebih dari dana yang dipunyai sehingga akan dibagikan secara rata untuk peserta asuransi syariah. Defisit underwriting merupakan selisih kurang dari kontribusi yang dibayarkan.
Masih ada banyak istilah lainnya yang bisa dipelajari ketika akan membeli asuransi syariah yang ada di pasaran. Seperti akad yang digunakan sehingga membantu untuk memilih produk asuransi syariah terbaik dengan akad yang dibutuhkan. Contohnya asuransi syariah yang bisa dipilih adalah Flexi Life Syariah dari I Love Life Astra yang mempunyai akad Tabarru dan Wakalah bil Ujrah. Produk asuransi digital dari I Love Life Astra tersebut juga mempunyai surplus underwriting yang bisa meningkatkan keuntungan yang didapatkan peserta yang tertarik untuk melindungi diri menggunakan jenis asuransi syariah ini.