Dalam persiapan masa depan anak maka orangtua banyak memilih untuk segera membeli produk asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan diterima dari pengumpulan dana yang diperoleh dari tabungan dana pendidikan dan dana akan dijadikan sebagai produk investasi. Investasi dalam jangka panjang akan memberikan hasil setelah 5 tahun pertama. Asuransi pendidikan memiliki biaya akuisisi yang cukup besar dengan resiko lebih besar daripada memiliki tabungan pendidikan.

Berikut adalah resiko asuransi pendidikan diantaranya:

• Asuransi pendidikan berbeda dengan menabung, jika memberikan uang untuk alokasi asuransi maka perusahaan akan memberikan investasi dengan resiko tertentu dan jika investasi berjalan baik maka pembelian asuransi adalah cara yang tepat namun jika investasi perusahaan rugi maka uang yang disetor akan menjadi berkurang.
• Banyak potongan biaya dalam asuransi karena termasuk bisnis dimana komisi dan macam biaya akan dipotong, pemotongan terbesar terjadi pada 5 tahun pertama sejak polis aktif, jika nilai potongan besar maka dana yang tersisa untuk investasi menjadi lebih sedikit sehingga orangtua harus mengetahui bahwa dana pendidikan pada 5 tahun pertama memiliki jumlah yang kecil.

Resiko dari asuransi pendidikan yang perlu diketahui bahwa pembayaran premi akan lebih lama dari perjanjian yang diberikan oleh agen. Lama tidaknya suatu pembayaran disesuaikan dengan kondisi investasi perusahaan karena jika memiliki keuntungan investasi maka pembayaran lebih diperingati dan jika tidak orangtua akan terus membayar, hal ini jarang diungkap oleh agen asuransi. Asuransi pendidikan akan diterima bila orangtua meninggal dunia dan bila diketahui bahwa premi yang dibayarkan digunakan untuk investasi akan menyebabkan uang pertanggungan yang seharusnya untuk anak menjadi lebih sedikit.

Dalam asuransi pendidikan, pemilihan instrumen investasi memiliki realisasi yang jauh dibawah ilustrasi awal sehingga untuk mengejar dana pendidikan sesuai target maka tanamkan jenis investasi yang sesuai dengan resiko rendah. Kesalahan ini akan menyebabkan uang pendidikan yang diterima sangat sedikit. Kesalahan yang sering terjadi ketika membeli asuransi adalah orangtua tidak memperhatikan polis sehingga akan membuat anak tidak dapat merasakan manfaat yang optimal.