Asuransi anak perlu dipertimbangkan sejak dini terutama ketika anak masih kecil. Asuransi pendidikan akan menentukan masa depan anak dan keuangan keluarga. Salah satu cara untuk tetap menstabilkan keuangan keluarga adalah dengan memiliki asuransi sehingga uang akan dimasukkan pada pos pengeluaran yang tepat.
Manfaat asuransi pendidikan akan menjamin dana pendidikan anak dengan dana serta akan memberikan dana pendidikan apabila terjadi musibah. Adanya asuransi pendidikan akan diikuti dengan adanya manfaat asuransi kesehatan dimana anak akan ditanggung apabila mendapatkan perawatan rumah sakit dan jika anak meninggal dunia maka orangtua akan mendapatkan santunan. Asuransi pendidikan menawarkan premi yang lebih fleksibel sesuai dengan kondisi keuangan sehingga pilihan ekonomisnya akan membantu orangtua memiliki perencanaan ke depan yang lebih baik.
Berikut adalah kesalahan ketika merencanakan asuransi anak diantaranya:
• Terlambat merencanakan asuransi pendidikan anak, sebaiknya sedini mungkin rencanakan karena jumlah dana pendidikan setiap tahunnya mengalami peningkatan dan jangan kompromi terhadap pendidikan anak.
• Sebaiknya tidak mengalami inflasi, biasanya kenaikan biaya pendidikan sekitar 15% hingga 20% setiap tahunnya dan berpengaruh terhadap biaya pendidikan, orangtua sering tidak memasukkan faktor inflasi dalam dana pendidikan sehingga kesulitan dalam melakukan perhitungan oleh karena itu untuk memudahkan gunakan layanan untuk perencanaan keuangan.
• Kurang tahu mengenai dana pendidikan termasuk menabung maupun investasi sehingga target yang digunakan untuk dana pendidikan menjadi sedikit, oleh karena itu pilihlah dana yang memberikan keseimbangan terhadap kenaikan biaya anak dan dana pendidikan terhadap tabungan.
Selain itu, kesalahan yang sering terjadi dalam memilih asuransi anak adalah kesiapan dana pendidikan tergantung pada orangtua. Oleh karena itu sebaiknya kemampuan keuangan yang ada saat ini segera digunakan untuk asuransi. Pilih produk yang disertai dengan tambahan asuransi jiwa sehingga akan memberikan tabungan untuk pendidikan anak sambil terus berjalan walaupun pencari nafkah akan mengalami hal buruk dimana orangtua tidak mampu memberikan penghasilan. Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak memiliki konsistensi dalam menabung sehingga dana pendidikan anak dapat terhenti di tengah jalan.